Rabu, 15 Februari 2012
Nokia Lumia 610 Bakal Jadi Windows Phone Termurah
Setelah merilis Nokia Lumia 710 dan 800 dengan platform 'Mango'-nya. Nokia berencana akan merilis versi terendahnya yaitu seri Lumia 610 dengan harga yang lebih terjangkau. Nantinya Lumia 610 akan menjadi smartphone berbasis Windows Phone termurah dan diharapkan mampu bersaing dengan smartphone Android di segmen menengah kebawah.
Seperti diketahui Lumia 710 menyasar segmen menengah, sedangkan Lumia 800 ditujukan bagi segmen atas dengan perbedaan mendasar yang terletak pada resolusi kamera serta tampilan layar yang digunakan.
Sesuai dengan serinya yang lebih rendah dengan harga yang lebih terjangkau, tentu saja Lumia 610 memiliki spesifikasi dibawah dibanding dua saudaranya tersebut. Sebut saja, prosesor yang lebih rendah dan resolusi layar yang lebih kecil.
Sistem operasi yang digunakan tidak menggunakan Windows Phone 7.5 Mango, melainkan sistem operasi terbaru. Nokia belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai hal ini. Bocoran yang didapat hanya menjelaskan bahwa sistem operasi tersebut akan menggunakan nama sandi Tango.
Secara resmi Nokia akan memperkenalkan Lumia 610 beserta sistem operasi Tango melalui ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona yang diselenggarakan pada tanggal 27 Februari hingga 1 Maret nanti.
Hingga saat ini belum diketahui harga yang bakal ditawarkan. Banyak spekulasi yang memperkirakan harganya akan berada pada kisaran 100 poundsterling atau US$157. Yang pasti harga resmi Lumia 710 dikisaran Rp.2,9 juta bisa dijadikan patokan bahwa Lumia 610 akan berada dibawah harga tersebut.
Minggu, 12 Februari 2012
AIC, Koalisi Raksasa Internet Demi Internet Sehat
Ancaman malware yang terus membumbung tinggi, khususnya di Asia Tenggara, membuat sejumlah raksasa internet dunia merasa terpanggil dalam memberikan edukasi mengenai keamanan di dunia maya.
Sebagai langkah nyata, empat perusahaan–eBay, Google, Skype, dan Yahoo!–berkoalisi untuk membentuk sebuah asosiasi bernama Asia Internet Coalition (AIC). AIC bertujuan untuk mempromosikan pemahaman tentang isu-isu kebijakan Internet di kawasan Asia Tenggara.
Diketuai oleh Dr. John Ure (Director of the Telecommunications Research Project, Hong Kong University), AIC bertujuan untuk mendapat dukungan dari para pembuat kebijakan, industri, dan pengguna untuk mempromosikan tujuan-tujuan tersebut.
Beberapa waktu lalu, AIC memperkenalkan diri di Indonesia sembari menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam melaksanakan Seminar Internet Sehat dan Aman.
“Melalui acara ini, anggota AIC bergabung untuk mencapai tujuan dalam mendorong orang tua, guru, dan masyarakat guna memengaruhi dan mendidik anak-anak mengenai cara online secara aman,” kata John Ure.
Kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Masyarakat Internet Sehat Aman (GEMA INSAN) yang dideklarasikan pada Rakornas Kemenkominfo pada 25 Oktober 2010 lalu. Gerakan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter bangsa perlu diimbangi dengan upaya peningkatan kuantitas konten yang berkualitas serta peningkatan etika berinternet yang sehat dalam meminimalisir dampak negatif.
“Kami menghargai kolaborasi antara AIC dan pemerintah Indonesia dalam hal keamanan online. Kami senang melihat inisiatif seperti ini yang meningkatkan kesadaran dan membangun keamanan online dunia untuk pengguna internet di Indonesia,” ujar Menkominfo Tifatul Sembiring dalam sambutan acara tersebut.
Saat ini, Indonesia memiliki hampir 45 juta pengguna Internet. Penetrasi komputer dalam rumah tangga tumbuh pada tingkat pertumbuhan 25,8% per tahun dan merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna baru Internet yang tercepat di dunia.
Sebagai langkah nyata, empat perusahaan–eBay, Google, Skype, dan Yahoo!–berkoalisi untuk membentuk sebuah asosiasi bernama Asia Internet Coalition (AIC). AIC bertujuan untuk mempromosikan pemahaman tentang isu-isu kebijakan Internet di kawasan Asia Tenggara.
Diketuai oleh Dr. John Ure (Director of the Telecommunications Research Project, Hong Kong University), AIC bertujuan untuk mendapat dukungan dari para pembuat kebijakan, industri, dan pengguna untuk mempromosikan tujuan-tujuan tersebut.
Beberapa waktu lalu, AIC memperkenalkan diri di Indonesia sembari menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam melaksanakan Seminar Internet Sehat dan Aman.
“Melalui acara ini, anggota AIC bergabung untuk mencapai tujuan dalam mendorong orang tua, guru, dan masyarakat guna memengaruhi dan mendidik anak-anak mengenai cara online secara aman,” kata John Ure.
Kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Masyarakat Internet Sehat Aman (GEMA INSAN) yang dideklarasikan pada Rakornas Kemenkominfo pada 25 Oktober 2010 lalu. Gerakan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter bangsa perlu diimbangi dengan upaya peningkatan kuantitas konten yang berkualitas serta peningkatan etika berinternet yang sehat dalam meminimalisir dampak negatif.
“Kami menghargai kolaborasi antara AIC dan pemerintah Indonesia dalam hal keamanan online. Kami senang melihat inisiatif seperti ini yang meningkatkan kesadaran dan membangun keamanan online dunia untuk pengguna internet di Indonesia,” ujar Menkominfo Tifatul Sembiring dalam sambutan acara tersebut.
Saat ini, Indonesia memiliki hampir 45 juta pengguna Internet. Penetrasi komputer dalam rumah tangga tumbuh pada tingkat pertumbuhan 25,8% per tahun dan merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna baru Internet yang tercepat di dunia.
Kamis, 09 Februari 2012
Windows 8 Consumer Preview Diperkenalkan 29 Februari
Setelah versi Developer Preview dirilis September tahun lalu, Windows 8 versi Consumer Preview secara resmi akan diperkenalkan tanggal 29 Februari ini pada acara Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol.
Hal ini diumumkan pihak Microsoft sebelum menghadirkan versi finalnya yang diperkirakan akan muncul pada kuartal kedua tahun ini. Pihak Microsoft tidak akan menjelaskan lebih detail mengenai apa yang akan dihadirkan pada versi ini sampai acara tersebut berlangsung.
Banyak yang menduga Windows 8 Consumer Preview atau yang juga dikenal dengan istilah beta merupakan contoh untuk mendapatkan umpan balik dari pengguna. Nantinya Microsoft bisa mendapatkan masukan untuk kemudian melakukan penyempurnaan pada versi finalnya.
Meski demikian, beberapa media telah mendapatkan sedikit bocoran mengenai feature-feature baru yang akan ditampilkan pada versi Consumer Preview ini. Yang paling banyak menjadi perbincangan belakangan ini adalah dihilangkannya tombol Start, sehingga tampilannya akan lebih bersih. Meski sepertinya cocok jika digunakan pada platform mobile, entah bagaimana saat diaplikasikan pada sistem berbasis desktop.
Perubahan juga tampaknya akan terjadi pada tampilan Windows Explorer. Windows 8 juga akan memaksimalkan fungsi copy yang akan lebih diperbaiki dan dengan cara yang agak sedikit berbeda. Pada versi beta juga akan ditampilkan sedikit ulasan mengenai Windows Store yang menyediakan aplikasi tambahan untuk sistem operasi Windows 8 nantinya.
Meski akan ditampilkan pertama kali ke publik pada tanggal tersebut, pihak Microsoft belum menjelaskan kapan mereka akan menyediakan tautan agar pengguna bisa mengunduhnya melalui internet.
Langganan:
Postingan (Atom)

