Sabtu, 25 Februari 2012

Light Downloader

Secara teori, hampir semua aplikasi download manager memiliki fungsi yang sama. Kemampuannya dibuat agar Anda bisa melakukan proses unduh berkas dari suatu situs lebih cepat dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Feature-nya pun mirip, mulai dari proses akselerasi, pause, resume, dan schedule. Namun, aplikasi ini tidak dikhususkan untuk mengunduh kandungan multimedia dari situs streaming video.

Nah, Light Downloader (LD) lebih mengedepankan fungsi yang ringan dan sederhana namun berkinerja tinggi. Aplikasi ini juga tidak kalah dengan aplikasi sejenis. LD memiliki antarmuka yang mirip dengan DAM, meski terlihat lebih sederhana. Aplikasi ini memiliki pemisahan hasil unduhan berdasarkan kategori yang lebih sederhana. Hanya saja tidak seperti DMA, Light Downloader sepenuhnya bersifat freeware.

LD diklaim mampu meningkatkan kecepatan saat mengunduh hingga 6 kali lebih cepat. Hal ini dimungkinkan karena LD menggunakan metode pemisahan berkas menjadi beberapa bagian dan mengunduhnya secara bersamaan. LD bisa menjadwal proses unduh dan juga melanjutkan proses unduh yang terhenti di tengah jalan, entah disengaja atau tidak (terutama saat tiba-tiba koneksi internet terputus).

LD menampilkan sebuah ikon di sebelah kanan bawah dengan nama Drop Box. Fungsinya untuk memudahkan Anda melakukan aktivitas drag-and-drop saat hendak mengunduh. Anda tinggal mengeklik dan menggeser alamat yang didapat ke ikon Drop Box dan proses unduh akan langsung berjalan.

LD juga menyediakan pilihan mode traffic usage yang bertujuan untuk mengatur berapa besar bandwidth yanf hendak digunakan. Pilihan ini terdiri dari heavy, medium, dan light. Jika Anda ingin menggunakan seluruh bandwidth untuk mengoptimalkan proses unduh, silakan pilih opsi heavy. Proses ini bisa dipilih jika Anda tidak melakukan aktivitas lain saat berinternet karena sebagian besar bandwidth akan dialokasikan untuk proses unduh. Namun, jika Anda tidak terburu-buru menyelesaikan proses unduh dan sambil melakukan aktivitas lain seperti browsing, pilih saja opsi light.

-----------------------------------------------------------------------------------------------
Light Downloader menawarkan feature lengkap namun ringan. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fasilitas pembagi bandwidth via pilihan pengalokasian bandwidth secara instan. Yang menarik, terdapat fungsi Drop Box yang bisa dimanfaatkan hanya dengan melakukan proses dragand-drop.

Rabu, 15 Februari 2012

Nokia Lumia 610 Bakal Jadi Windows Phone Termurah



Setelah merilis Nokia Lumia 710 dan 800 dengan platform 'Mango'-nya. Nokia berencana akan merilis versi terendahnya yaitu seri Lumia 610 dengan harga yang lebih terjangkau. Nantinya Lumia 610 akan menjadi smartphone berbasis Windows Phone termurah dan diharapkan mampu bersaing dengan smartphone Android di segmen menengah kebawah.

Seperti diketahui Lumia 710 menyasar segmen menengah, sedangkan Lumia 800 ditujukan bagi segmen atas dengan perbedaan mendasar yang terletak pada resolusi kamera serta tampilan layar yang digunakan.

Sesuai dengan serinya yang lebih rendah dengan harga yang lebih terjangkau, tentu saja Lumia 610 memiliki spesifikasi dibawah dibanding dua saudaranya tersebut. Sebut saja, prosesor yang lebih rendah dan resolusi layar yang lebih kecil.

Sistem operasi yang digunakan tidak menggunakan Windows Phone 7.5 Mango, melainkan sistem operasi terbaru. Nokia belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai hal ini. Bocoran yang didapat hanya menjelaskan bahwa sistem operasi tersebut akan menggunakan nama sandi Tango.

Secara resmi Nokia akan memperkenalkan Lumia 610 beserta sistem operasi Tango melalui ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona yang diselenggarakan pada tanggal 27 Februari hingga 1 Maret nanti.

Hingga saat ini belum diketahui harga yang bakal ditawarkan. Banyak spekulasi yang memperkirakan harganya akan berada pada kisaran 100 poundsterling atau US$157. Yang pasti harga resmi Lumia 710 dikisaran Rp.2,9 juta bisa dijadikan patokan bahwa Lumia 610 akan berada dibawah harga tersebut.

Minggu, 12 Februari 2012

AIC, Koalisi Raksasa Internet Demi Internet Sehat

Ancaman malware yang terus membumbung tinggi, khususnya di Asia Tenggara, membuat sejumlah raksasa internet dunia merasa terpanggil dalam memberikan edukasi mengenai keamanan di dunia maya.

Sebagai langkah nyata, empat perusahaan–eBay, Google, Skype, dan Yahoo!–berkoalisi untuk membentuk sebuah asosiasi bernama Asia Internet Coalition (AIC). AIC bertujuan untuk mempromosikan pemahaman tentang isu-isu kebijakan Internet di kawasan Asia Tenggara.

Diketuai oleh Dr. John Ure (Director of the Telecommunications Research Project, Hong Kong University), AIC bertujuan untuk mendapat dukungan dari para pembuat kebijakan, industri, dan pengguna untuk mempromosikan tujuan-tujuan tersebut.

Beberapa waktu lalu, AIC memperkenalkan diri di Indonesia sembari menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam melaksanakan Seminar Internet Sehat dan Aman.

“Melalui acara ini, anggota AIC bergabung untuk mencapai tujuan dalam mendorong orang tua, guru, dan masyarakat guna memengaruhi dan mendidik anak-anak mengenai cara online secara aman,” kata John Ure.

Kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Masyarakat Internet Sehat Aman (GEMA INSAN) yang dideklarasikan pada Rakornas Kemenkominfo pada 25 Oktober 2010 lalu. Gerakan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter bangsa perlu diimbangi dengan upaya peningkatan kuantitas konten yang berkualitas serta peningkatan etika berinternet yang sehat dalam meminimalisir dampak negatif.

“Kami menghargai kolaborasi antara AIC dan pemerintah Indonesia dalam hal keamanan online. Kami senang melihat inisiatif seperti ini yang meningkatkan kesadaran dan membangun keamanan online dunia untuk pengguna internet di Indonesia,” ujar Menkominfo Tifatul Sembiring dalam sambutan acara tersebut.

Saat ini, Indonesia memiliki hampir 45 juta pengguna Internet. Penetrasi komputer dalam rumah tangga tumbuh pada tingkat pertumbuhan 25,8% per tahun dan merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna baru Internet yang tercepat di dunia.